MAKASSAR BANGKIT.COM | Tiga tokoh penggerak literasi Indonesia, sepakat membentuk Forum Sinergi Kolaboratif Literasi Indonesia. Ketiga tokoh literasi Indonesia masing-masing Bachtiar Adnan Kusuma, tokoh literasi penerima penghargaan tertinggi Nugra Jasadharma Pustaloka Perpustakaan Nasional, Sekretaris Jenderal Perkumpulan Penulis Profesional Indonesia Pusat dan Founder Perpustakaan Lorong Makassar, Yanuardi Syukur, Founder Rumah Produktif Indonesia( RPI ) Jakarta dan Adrinal Tanjung, Founder Satu Birokrat Satu Buku(Sabisabu) Jakarta.

Menurut Bachtiar Adnan Kusuma, Forum Sinergi Kolaboratif Literasi Indonesia, selain memperkuat barisan pengabdian di jalan literasi Indonesia, kami bertiga sepakat menggagas panggung literasi nasional yang akan berkeliling di Indonesia terutama melakukan kampanye membaca dan menulis buku. Menurut Jubir Humas Tim Pendamping Literasi Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, kami menyadari betul bahwa tanpa kerjasama yang sehat, produktif dan bersatu dalam gagasan literasi Indonesia, sulit menuntaskan pengabdian literasi tanpa kerjasama sesama pelaku, pegiat dan pekerja literasi di Indonesia.

See also  Momentum Hardiknas Sulsel; Gerak Cepat Merdeka Belajar, SULSEL CERDASKI’

“ Kami sadar bahwa kami bertiga punya penggemar dan pengikut di berbagai Kab.Kota di Indonesia, kalau mereka disatukan dalam dimensi sinergi kolaboratif untuk literasi Indonesia, maka tak sulit dibayangkan seperti apa kemajuan literasi kita “ papar BAK didampingi Yanuardi Syukur dan Irham Bijaksana, Ketua Ikatan Pustakawan Indonesia Kab. Maros.

Untuk membangun kesamaan langkah dan persepsi, kami bertiga sepakat membentuk agent di setiap Kab.Kota di Indonesia, khususnya di Sulawesi Selatan telah terbentuk agent Kolaboratif Sinergi Literasi Indonesia Jaya di 24 Kab. Kota di Sulsel. “ Dalam waktu dekat, kami bertiga sepakat menggelar Roadshow Sinergi Kolaboratif Literasi Indonesia yang dimulai dari Sulawesi Selatan, Kendari, Palu, Maluku Utara, Gorontalo dan Denpasar, Jakarta, Padang. Karena itu, BAK juga mengajak tokoh-tokoh literasi dari berbagai kota yang ada di Indonesia, terutama para penerima penghargaan tertinggi Perpustakaan Nasional untuk ikut serta membantu Perpustakaan Nasional terutama pada bidang literasi berbasis masyarakat.

See also  Proyek Plat Duiker Di Desa Bululoe TA 2021, Diduga Tidak Sesuai RAB.

“ Kami sepakat bersatu dan menyadari betul kekuatan dan kelemahan yang kami miliki, saatnya bersatu untuk maju bersama dan saling bersinergi dan berkolaboratif” harap Yanuardi Syukur, penulis, pembicara dan kandidat doktor antropologi UI ini.

 

Penulis : BAK

Editor.    : AB