BATARAMEDIA.COM, Kepulauan Selayar – Bupati Kepulauan Selayar, HM Basli Ali didampingi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yang terdiri dari Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Ujang Darmawan Hadi Saputra, SH, S.Ik, MM, M.Ik, Komando Distrik Militer (Kodim) 1415 Selayar, Letnan Kolonel (Letkol) Kav Adi Priatna, Kepala Kejaksaan Negeri yang diwakili oleh Kepala Seksi Intelijen, La Ode Fariadin, SH dengan menggunakan speedboat Hercules milik Ayong Robert lepas sandar di Pelabuhan Ferry Syafruddin Pattumbukang pada pukul 05.50 Wita dinihari menuju Kecamatan Pasi’lambena yang merupakan wilayah terluar dan terjauh Kabupaten Kepulauan Selayar.

Selain itu juga tampak mendampingi Kepala Dinas Sosial, Patta Amir, SP, Komandan Pos (Danpos) TNI Angkatan Laut, Letda Laut (E) Siswandoyo, Dinas Kesehatan, Camat Pasi’lambena, Patta Bau, S.Sos, M.Si, Satuan Polisi Pamong Praja dan Basarnas untuk melakukan peninjauan langsung terhadap korban sebagai dampak getaran gempa bumi yang terjadi di Larantuka – Meumere Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan kekuatan 7,5 SR pada jam 11.20 Wita kemarin.

See also  Pelajar SMA/SMK Selayar Sepakat Bentuk "Forum Palajar Pengawas Pemilu"

Berdasarkan data dan informasi yang diperoleh BATARAMEDIA.COM Kepulauan Selayar bahwa diwilayah Kecamatan Pasi’lambena total keseluruhan rumah, sekolah dan sejumlah fasilitas umum lainnya yang mengalami kerusakan mencapai angka ….. dengan rincian di Desa Garaupa Raya sebanyak 50 rumah rusak berat, Desa Pulo Madu sebanyak 11 rumah rusak berat, 4 orang luka ringan, Desa Karumpa 1 rumah rusak berat dan 7 lainnya cuma mengalami kerusakan ringan, Desa Garaupa sebanyak 31 rumah rusak berat dan 2 orang cedera berat, bangunan pemerintah 3 rusak berat dan 4 rusak ringan, Desa Lembang Mate’ne sebanyak 4 rumah rusak berat dan di Desa Kalao Toa sebanyak 9 rumah rusak berat.

Sementara diwilayah Kecamatan Pasi’marannu khususnya di Desa Lambego sebanyak 50 rumah rusak berat, kurang lebih 200 rumah mengalami keretakan serta sejumlah fasilitas umum mengalami kerusakan diantaranya sekolah, pagar masjid, pagar Kantor BPD, jembatan dan gapura serta 2 orang luka ringan. Di Desa Bonea sebanyak 5 rumah rusak berat, 10 rusak ringan serta puluhan pagar rumah warga. Di Desa Batu Bingkung sebanyak 10 rumah rusak berat dan rusak ringan sebanyak 8 rumah. Disamping itu, pagar sekolah dan Balai Pertemuan Masyarakat.

See also  PERADI Makassar Gelar Muscab Pertama

kami di Pulo Madu ini sama pak Bupati tinjau langsung korban gempa

Kerusakan rumah warga yang sama juga terjadi Kecamatan Taka Bonerate dan Pasi’masunggu. Sebanyak 4 rumah mengalami kerusakan dan termasuk sekolah. Demikian data dan informasi sementara yang dihimpun media ini melalui sejumlah sumber.

Melihat fenomena dan kejadian yang dinilai sangat memprihatinkan ini maka Bupati Kepulauan Selayar, HM Basli Ali melalui Surat Pernyataan Keadaan Tanggap Darurat Bencana dengan Nomor : 300/61/XII/2021/BPBD menyatakan bahwa Selayar dalam status keadaan darurat bencana masa tanggap darurat mulai 14 sampai 27 Desember 2021.

Sekedar diketahui jika Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kepulauan Selayar, Drs Ahmad Ansar, M.Si terpaksa ditinggalkan setelah hampir satu jam ditunggu oleh rombongan di Pelabuhan Pattumbukang subuh tadi. “Mana nakhoda, angkat jangkar dan tinggalkan saja dia” kata HM Basli Ali.

See also  Pertama Kali Dilaksanakan, Siswa Dikmaba Polri Dan Diktuba TNI AD Gelar Pendidikan Terintegrasi TA. 2021

 

Penulis : DSJ

Penulis. : AB