MAKASSAR BANGKIT,COM | Dalam sebuah organisasi atau perkumpulan, anggaran dasar rumah tangga (AD/ART) adalah rule of the game yang menjadi dasar suatu komunitas untuk melakukan banyak hal. Beberapa agenda seperti penyelenggaraan acara, rapat atau briefing rutin dan aturan keanggotaannya semuanya diatur dalam anggaran dasar.

Menindaklanjuti rapat Pembentukan Perkumpulan Wija Raja La Patau Matanna Tikka pada tanggal 26 November 2021 yang lalu, Para perumus, penggagas dan steering committee Perkumpulan Wija Raja La Patau Matanna Tikka kembali menggelar pertemuan melalui Zoom Meeting pada Kamis Malam, (09/12/2021) Pukul 19.30 WITA.

Rapat ini membahas tentang penyempurnaan Draft Akte (AD/ART) Perkumpulan Wija Raja La Patau Matanna Tikka yang akan segera diperkuat menjadi sebuah organisasi yang memiliki badan hukum.

See also  LPK SULSEL Pertanyakan; Pengawasan "APIP" Dan Monitoring Pemerintah Kecamatan Terhadap Pengelolaan Dana Desa TA 2021, Khususnya Didesa Bululoe Turatea

Kamariah Karim selaku Notaris yang turut hadir dalam rapat ini banyak memberikan masukan ataupun saran dalam penyempurnaan draft anggaran dasar dari organisasi ini, sehingga kepengurusan legalitas hukum dari Perkumpulan Wija Raja La Patau Matanna Tikka, dapat segera diselesaikan.
“Semua akan di mudahkan sesuai keinginan dari klien” Ucap Ibu Kamaria.

Selanjutnya Ir. Muhammad Sapri Andi Pamula, M.Eng.Ph.d sebagai pimpinan rapat Via Zoom Pertemuan Wija Raja La Patau Matanna Tikka menyampaikan bahwa perkumpulan ini dibentuk untuk menjembatani terbentuknya wadah yang akan di musyawarah besarkan pertamakali di soppeng pada saat acara, dengan harapan akan menjadi musyawarah besar untuk merangkum semua aspirasi anggota wija dalam merumuskan kembali AD/ART dan organ dari Perkumpulan Wija Puatta La Patau Matanna Tikka.

See also  MENDEKLARASIKAN DEWAN PERS MEDIA ONLINE INDONESIA (DP MOI)

Dalam rapat juga dibahas tentang rekomendasi penetapan istana La Patau di Cenrana sebagai kawasan cagar budaya yg sepatutnya direkonstruksi dan dikonservasi.

Rapat ini dihadiri oleh 11 orang dari perumus, steering committee, Notaris dan Panpel Pertemuan Akbar Sedunia La Patau Matanna Tikka diantaranya Muhammad Sapri Andi Pamulu, Andi Promal Pawi, Andi Dahrul, Andi Kasmawati, Kamariah Karim, Andi Muhammad Akhmar, Andi Agung, M.Yusuf, Andi Ilham Samanlangi dan Andi Firman. *)