Makassar – Bangkit | Sistem penerimaan peserta didik baru atau PPDB di Sulsel Bermasalah. Pada jalur zonasi berbagai persoalan terjadi, tidak hanya masalah jaringan yang bermasalah, keterlambatan verifikasi data dan penarikan jarak pada jalur zonasi.

Sejumlah orang tua mengeluhkan sistem jalur zonasi tahun ini. Mereka yang tinggal dekat salah satu sekolah, malah terlempar ke sekolah yang jaraknya lebih jauh dari rumah.

Ada juga orang tua siswa yang mendatar pada (senin 14/06) tapi sampai saat ini belum terverifikasi. Lambatnya verifikasi ini dikeluhkan Pak Aldi, mengatakan sistim zonasi tahun ini katanya daring tapi sangat lambat verifikasinya.

Padahal pendaftaran online ini ditujukan untuk memudahkan para siswa. Namun justru terkesan menyulikan kami selaku orang tua siswa. Harus mendatangi sekolah atau Dinas Pendidikan untuk melakukan verifikasi.

See also  Perak Desak Polda Usut Tuntas Kasus PPDB 2022 Disdik Sulsel

Kepala Cabang Dinas Luwu Timur di hubungi awak media mengatakan, Kondisi di Luwu Timur juga demikian Pak. Banyak juga siswa yang susah mendaftar.

Sementara dari Wajo dan Soppeng Redaksi, mendapat data masih banyak sekolah yang masih susah terkoneksi pada sistim PPDB.

Untuk Kabupaten Wajo seperti SMA Negeri 10, 14, 16, SMK Negeri 2, 4, 5 dan SMK Negeri 6. Sementara Soppeng sampai kemarin masih bermasalah diantaranya SMA Negeri 1, 6, 7 dan SMK Negeri 5.

Hal ini sangat disayangkan oleh Pemerhati Pendidikan Sulawesi Selatan Andi Akbar. Disdik SulSel terpaksa harus mengeluarkan edaran perpanjangan waktu pendaftaran dan verifikasi jalur zonasi.(**)

Semua tidak terkonek secara online….

See also  Dialog Publik Anarkisme Merajarela, Tanggungjawab Siapa, Direktur LKBHMI PB HMI : Tanggungjawab Seluruh Masyarakat