MAKASSAR – Mahasiswa dan masyarakat dengan jumlah kurang lebih 50 orang, yang mengatasnamakan salah Satu Dewan Pimpinan Pusat Pergerakan Mahasiswa OPM, melakukan aksi demo pada Dinas Pendidikan (Disdik) SulSel terkait soal penerimaan peserta Didik baru (PPDB) tahun 2022.

Dalam aksi demo tersebut diwarnai anarkis ini yang mengakibatkan salah Satu Wartawan Online lemkira.id, berinisial R (60) yang bertugas di Dinas Pendidikan Propinsi Sulawesi Selatan menjadi korban pengeroyokan yang di lakukan sekelompok oknum Mahasiswa dan Masyarakat

Kejadian ini terjadi ini di areal Disdik Sulsel, Senin.22/8/2022 di Saksikan sejumlah Pegawai Disdik SulSel.

Hal ini di benarkan sejumlah pegawai Disdik SulSel yang ikut menyaksikan kejadian Pengeroyokan ini terhadap salah satu Wartawan online lemkira ucapnya.

See also  L-KONTAK Siap Melaporkan Dugaan Manipulasi Dana Honor Tim Pengelola Teknis Dan Penyalahgunaan Kewenangan Oleh Dinas Perkimtan Sulsel Ke APH

Menurut salah korban yang berprofesi sebagai wartawan dengan inisial R (60), ditemui oleh Awak Media di Polsek Tamalanrea usai melakukan pelaporan resmi, pengeroyokan yang terjadi pada dirinya di lakukan oleh anggota Herman Hafid Selaku pemimpin aksi.

Menurut korban, kasus ini telah di tangani oleh pihak berwajib Polsek Tamalanrea kota Makassar, korban juga berharap pelaku pengeroyokan segera di tangkap, ini salah satu bentuk premanisme yang di lakukan kelompok Herman Hafid, “ucap korban.

Terpisah Kapolsek Tamalanrea Kompol DR.Saharuddin, SH MM, yang di hubungi awak media ini, Membenarkan adanya Laporan Polisi (LP) Korban, No.Ver/89/Vlll/2022/SPKT, ” ucapnya.