MAKASSAR BANGKIT.COM | Kupang — Konferensi Daerah (Konferda) VIII Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Nusa Tenggara Timur (NTT) merekomendasikan Stanis Tefa untuk maju sebagai Calon Ketua Umum DPP KSPSI periode 2022-2027 yang Kongresnya akan dilaksanakan 20 Februari 2022 di Jakarta.

Rekomendasi tersebut menjadi salah satu butir hasil Konferda VIII DPD KSPSI NTT, karena Stanis Tefa dinilai sosok pria yang sudah malang melintang diberbagai organisasi, serta memiliki potensi yang mumpuni untuk mempunyai KSPSI ke depan.

Selain itu, Stanis Tefa kembali didapuk menjadi Ketua DPD KSPSI NTT periode 2021-2026, setelah terpilih secara aklamasi dalam Konferda VIII KSPSI NTT di Hotel Kelimutu, Kota Kupang, Kamis 9  Desember 2021.

See also  Surat pemecatan 7 Aparat Desa Sassa tidak sah ,kadis PMD Kab.Luwu Utara perintahkan aparat Desa kembali berkantor

Konferda itu mengusung tema “Melalui Konferda VIII KSPSI Tetap Membela, Melindungi, Memperjuangkan Hak dan Kesejahteraan Pekerja dan Keluarganya”. Acara itu diikuti oleh KSPSI se-NTT.

Konferda VIII DPD KSPSI NTT tidak dihadiri oleh utusan DPP KSPSI, tanpa kejelasan. Panitia Konferda menyebutkan sudah berkomunikasi, mengirimkan surat, dan undangan ke DPP KSPSI sejak tanggal 2 Desember 2021. Namun hingga pelaksanaan Konferda tidak ada yang mewakili.

Dengan adanya rekomendasi mengusung Stanis Tefa sebagai Caketum DPP KSPSI periode 2022-2027, perebutan kursi panas Ketua Umum DPP KSPSI makin sengit dan ketat. Stanis akan bersaing dengan kandidat lain, termasuk Ketum Yorrys yang diam-diam masih berminat maju.

Adapun bursa Caketum DPP KSPSI, 2022-2027 yang muncul kepermukaan antara lain Dedi Sudarajat (Ketua DPD KSPSI Banten/Ketum SPKEP). Disusul HM. Jusuf Rizal (Waketum DPP KSPSI/Ketum SPTSI).

See also  Kejari Selayar Serahkan Paket Sembako Untuk Korban Gempa di dua Kecamatan Pulau

Kemudian Achmad Mundji (Ketum SPPP), Helmy Salim (Ketum SPTSK), Arief Minardi (Ketum SPLEM), Surya Batubara (Ketum SPTI), dan Mathias Tambing (Ketum SPPI).

Secara terpisah, HM. Jusuf Rizal ketika dikonfirmasi wartawan menyebutkan, makin banyak Caketum yang mau maju di Kongres itu makin bagus. Dengan demikian prinsip demokrasi dalam pemilihan menjadi lebih baik.

“Sekarang era Revolusi Industri. Cara-cara politik kotor tidak bisa dibudayakan lagi. Rekayasa, intimidasi, politik uang maupun mengakali konstitusi, bukan zamannya,” tegas pria yang kini mewadahi para Driver-Biker-Ojek seluruh Indonesia itu.

Sementara itu, Stanis Tefa kepada media usai Konferda mengatakan, semua pengurus KSPSI di tingkat kabupaten dan Kota Kupang secara aklamasi menginginkan agar dirinya kembali memimpin DPD KSPSI NTT.

See also  Aspers Danlantamal VI : Peserta LDD Harus Mampu Mengaplikasikan Dan Mengembangkan Keahlian Di Lapangan

“Dari Konferda ini agendanya ada tiga, yaitu mengevaluasi pelaksanaan program lima tahununan, menetapkan program kerja lima tahun kedepan dan memilih pengurus yang baru,” kata Stanis. *)