Bantaeng — Youth Enterpreneurship and Employment Support Services (YESS) Kabupaten Bantaeng kembali menggelar pelatihan Start Up sesi III di BDSP UPT Industri Pengolahan dan Rumah Kemasan lamalaka kota Bantaeng, Senin 12 September 2022

Pelatihan ini diikuti puluhan pemuda di beberapa tempat BDSP dalam rangka mencetak pengusaha milenial dalam bidang pertanian.

Diketahui Selama pelaksanaan pelatihan Start Up Sesi I, II dan III sebanyak 600 calon petani milenial (CPM) telah mengikuti pelatihan start up program YESS.

pelatihan Program YESS ini bertujuan untuk memberikan dukungan ke CPM atau pengusaha muda pedesaan agar nantinya bisa lebih maksimal dalam merancang model bisnis, manajemen, kualitas produksi dan pemasaran produk pertanian.

See also  Dialog Publik Anarkisme Merajarela, Tanggungjawab Siapa, Direktur LKBHMI PB HMI : Tanggungjawab Seluruh Masyarakat

Pelatihan Start UP Sesi III Program YESS Kabupaten Bantaeng, kali ini menghadirkan Owner Silanga Frozen, Hj. Irmawati Sila.

Di ketahui Hj. Irmawati Sila juga merupakan salah seorang anggota legislatif DPRD Kota Makassar. Dirinya mengapresiasi semangat CPM atau calon pengusaha milenial selama mengikuti program pelatihan.

Baginya, pelatihan ini sangat bermanfaat khususnya kepada CPM dalam mengembangkan usaha mereka.

“Setelah berdiskusi baik koordinator atau pendamping Program YESS Bantaeng, saya mendapatkan informasi luar biasa dalam mengembangkan usaha. Saya berkesimpulan, program ini wajib serius diikuti pelatihannya dan lalu diaplikasi ilmunya. Saya yakin, kedepan anak muda Bantaeng akan lebih tangguh dan siap bersaing usaha di tengah dunia digitalisasi,” katanya.

See also  Wujud Dukungan ke program YESS, Pemkab Bantaeng Lakukan DMSF

Hj. Irmawati Sila mencontohkan, dalam usaha miliknya Silangga Frozen disamping menjaga kualitasi produk dan pelayanan pengiriman tepat waktu sehingga konsumen merasa puas, dirinya memanfaatkan jejaring media sosial untuk memasarkan produknya.

“Hadirnya media sosial sangat bermanfaat untuk pemasaran produk. Seperti instagram, facebook, dan lain-lain, bisa dijadikan tempat jualan, display produk kita, sekaligus menjangkau pasar luas,” katanya.